Tafsir Al-Jalalayn
﴿قُلْ﴾ وَفِي قِرَاءَة قَالَ ﴿رَبّ اُحْكُمْ﴾ بَيْنِي وَبَيْن مُكَذِّبِي ﴿بِالْحَقِّ﴾ بِالْعَذَابِ لَهُمْ أَوْ النَّصْر عَلَيْهِمْ فَعُذِّبُوا بِبَدْرٍ وَأُحُد وَحُنَيْن وَالْأَحْزَاب وَالْخَنْدَق وَنُصِرَ عَلَيْهِمْ ﴿وَرَبّنَا الرَّحْمَن الْمُسْتَعَان عَلَى مَا تَصِفُونَ﴾ مِنْ كَذِبكُمْ عَلَى اللَّه فِي قَوْلكُمْ اتَّخَذَ وَلَدًا وَعَلَيَّ فِي قَوْلكُمْ سَاحِر وَعَلَى الْقُرْآن فِي قَوْلكُمْ شِعْر
Katakanlah [dan dalam satu qiraat dibaca *Qāla* (Dia berkata)], "Ya Tuhanku, berilah keputusan [antara aku dan orang-orang yang mendustakanku] dengan adil [dengan menurunkan azab kepada mereka atau pertolongan atas mereka, maka mereka pun diazab pada perang Badar, Uhud, Hunain, Ahzab, dan Khandaq, serta Nabi diberi kemenangan atas mereka], dan Tuhan kami Yang Maha Pengasih adalah tempat memohon pertolongan atas apa yang kamu sifatkan [berupa kebohongan kalian terhadap Allah dalam ucapan kalian bahwa Dia mengambil anak, terhadapku dalam ucapan kalian bahwa aku adalah penyihir, dan terhadap Al-Qur'an dalam ucapan kalian bahwa itu adalah puisi]. [22: Surah Al-Hajj. Makkiyyah, kecuali ayat "Dan di antara manusia ada yang menyembah Allah..." hingga dua ayat, atau kecuali "Inilah dua golongan yang bersengketa..." hingga enam ayat, maka ayat-ayat tersebut Madaniyyah. Ayat-ayatnya berjumlah 78, diturunkan setelah surah An-Nur. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang].