﴿فَإِذَا نُفِخَ فِي الصُّور﴾ الْقَرْن النَّفْخَة الْأُولَى أَوْ الثَّانِيَة ﴿فَلَا أَنْسَاب بَيْنهمْ يَوْمئِذٍ﴾ يَتَفَاخَرُونَ بِهَا ﴿وَلَا يَتَسَاءَلُونَ﴾ عَنْهَا خِلَاف حَالهمْ فِي الدُّنْيَا لِمَا يَشْغَلهُمْ مِنْ عِظَم الْأَمْر عَنْ ذَلِكَ فِي بَعْض مَوَاطِن الْقِيَامَة وَفِي بَعْضهَا يُفِيقُونَ وَفِي آيَة ﴿فَأَقْبَلَ بَعْضهمْ عَلَى بَعْض يتساءلون﴾
١٠ -
Apabila sangkakala ditiup [yaitu tiupan pertama atau kedua], maka tidak ada lagi hubungan kekeluargaan di antara mereka pada hari itu [yang dapat mereka banggakan] dan tidak pula mereka saling bertanya [tentangnya, berbeda dengan keadaan mereka di dunia, karena dahsyatnya peristiwa yang menimpa mereka menghalangi hal itu di sebagian tempat pada hari kiamat, sedangkan di sebagian tempat lainnya mereka sadar sebagaimana dalam ayat: "Lalu sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain sambil saling bertanya"].