﴿سيقولون الله﴾ وَفِي قِرَاءَة لِلَّهِ بِلَامِ الْجَرّ فِي الْمَوْضِعَيْنِ نَظَرًا إلَى أَنَّ الْمَعْنَى مَنْ لَهُ مَا ذُكِرَ ﴿قُلْ فَأَنَّى تُسْحَرُونَ﴾ تُخْدَعُونَ وَتُصْرَفُونَ عَنْ الحق عبادة اللَّه وَحْده أَيْ كَيْفَ تَخَيَّلَ لَكُمْ أَنَّهُ باطل
٩ -
Mereka akan menjawab, "[Milik] Allah." [Dan dalam suatu qiraat dibaca 'Lillah' dengan huruf lam jar pada kedua tempat tersebut, dengan memandang bahwa maknanya adalah: milik siapakah apa yang disebutkan tadi?]. Katakanlah, "Maka bagaimana kamu dapat ditipu?" [yakni diperdaya dan dipalingkan dari kebenaran untuk menyembah Allah semata, maksudnya bagaimana bisa terpikir olehmu bahwa hal itu adalah batil?].