Tafsir Al-Jalalayn
﴿لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ﴾ بِالصَّرْفِ وَعَدَمه قَبِيلَة سُمِّيَتْ باسم جد لهم من العرب ﴿في مساكنهم﴾ بِالْيَمَنِ ﴿آيَة﴾ دَالَّة عَلَى قُدْرَة اللَّه تَعَالَى ﴿جَنَّتَانِ﴾ بَدَل ﴿عَنْ يَمِين وَشِمَال﴾ عَنْ يَمِين واديهم وشماله وقيل لهم ﴿كُلُوا مِنْ رِزْق رَبّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُ﴾ عَلَى مَا رَزَقَكُمْ مِنْ النِّعْمَة فِي أَرْض سَبَأ ﴿بَلْدَة طَيِّبَة﴾ لَيْسَ فِيهَا سِبَاخ وَلَا بَعُوضَة وَلَا ذُبَابَة وَلَا بُرْغُوث وَلَا عَقْرَب وَلَا حَيَّة وَيَمُرّ الْغَرِيب فِيهَا وَفِي ثِيَابه قَمْل فَيَمُوت لِطِيبِ هَوَائِهَا ﴿وَ﴾ اللَّه ﴿رَبّ غَفُور﴾ ١ -
Sungguh, bagi kaum Saba' [diperbolehkan dibaca *tanwin* (di-sharaf) atau tidak, yaitu nama kabilah yang dinamai menurut nama kakek mereka dari bangsa Arab] di tempat kediaman mereka [di Yaman] ada tanda [yang menunjukkan atas kekuasaan Allah Ta'ala], [yaitu] dua buah kebun [*badal*] di sebelah kanan dan di sebelah kiri [di sebelah kanan lembah mereka dan sebelah kirinya. Dan dikatakan kepada mereka], "Makanlah dari rezeki Tuhanmu dan bersyukurlah kepada-Nya" [atas nikmat rezeki yang telah diberikan-Nya kepada kalian di negeri Saba'], [negerimu adalah] negeri yang baik [tidak ada tanah asin/tandus, tidak ada nyamuk, lalat, kutu, kalajengking, maupun ular; bahkan jika seorang asing melewatinya sedang di bajunya terdapat kutu, kutu itu akan mati karena kebaikan udaranya], dan [Allah adalah] Tuhan Yang Maha Pengampun.