﴿وَسَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ﴾ بِتَحْقِيقِ الْهَمْزَتَيْنِ وَإِبْدَالِ الثَّانِيَةِ أَلِفًا وَتَسْهِيلِهَا وَإِدْخَالِ أَلِفٍ بَيْنَ الْمُسَهَّلَةِ وَالْأُخْرَى وَتَرْكِهِ ﴿أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ﴾
Sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka [dibaca dengan *tahqiq* pada kedua hamzah (*a-andzartahum*), atau mengganti hamzah kedua dengan alif (*aa-ndzartahum*), atau *tashil* (*a-andzartahum*), serta menyisipkan alif di antara hamzah yang di-*tashil*-kan dan hamzah lainnya, atau tanpanya], atau engkau tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.