﴿فَإِذَا قَضَيْتُمْ الصَّلَاة﴾ فَرَغْتُمْ مِنْهَا ﴿فَاذْكُرُوا اللَّه﴾ بِالتَّهْلِيلِ وَالتَّسْبِيح ﴿قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبكُمْ﴾ مُضْطَجِعِينَ أَيْ فِي كُلّ حَال ﴿فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ﴾ أَمِنْتُمْ ﴿فَأَقِيمُوا الصَّلَاة﴾ أَدُّوهَا بِحُقُوقِهَا ﴿إنَّ الصَّلَاة كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا﴾ مَكْتُوبًا أَيْ مَفْرُوضًا ﴿مَوْقُوتًا﴾ أَيْ مُقَدَّرًا وَقْتهَا فَلَا تُؤَخَّر عَنْهُ وَنَزَلَ لَمَّا بَعَثَ ﷺ طَائِفَة فِي طَلَب أَبِي سُفْيَان وَأَصْحَابه لَمَّا رَجَعُوا مِنْ أُحُد فَشَكَوْا الْجِرَاحَات
١٠ -
Selanjutnya, apabila kamu telah menyelesaikan salat [telah selesai melaksanakannya], ingatlah Allah [dengan bertahlil dan bertasbih] di waktu berdiri, di waktu duduk, dan di waktu berbaring [yakni dalam setiap keadaan]. Kemudian, apabila kamu telah merasa aman [telah aman], maka laksanakanlah salat itu [tunaikanlah salat dengan memenuhi hak-haknya]. Sungguh, salat itu adalah kewajiban [ketetapan, yakni difardukan] yang ditentukan waktunya [yakni ditentukan waktunya sehingga tidak boleh diakhirkan darinya] atas orang-orang yang beriman. [Ayat ini turun ketika Nabi ﷺ mengutus sekelompok pasukan untuk mengejar Abu Sufyan dan para sahabatnya seusai kembali dari perang Uhud, lalu mereka mengeluhkan luka-luka yang dialami].