Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَمَنْ﴾ أَيْ لَا أَحَد ﴿أَحْسَن دِينًا مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهه﴾ أَيْ انْقَادَ وَأَخْلَصَ عَمَله ﴿لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِن﴾ مُوَحِّد ﴿وَاتَّبَعَ مِلَّة إبْرَاهِيم﴾ الْمُوَافِقَة لِمِلَّةِ الْإِسْلَام ﴿حَنِيفًا﴾ حَال أَيْ مَائِلًا عَنْ الْأَدْيَان كُلّهَا إلَى الدِّين الْقَيِّم ﴿وَاِتَّخَذَ اللَّه إبْرَاهِيم خَلِيلًا﴾ صَفِيًّا خَالِص الْمَحَبَّة لَهُ ١٢ -
Dan siapakah [yakni tidak ada seorang pun] yang lebih baik agamanya daripada orang yang menyerahkan dirinya [yakni tunduk patuh dan mengikhlaskan amalnya] kepada Allah, sedang dia pun berbuat baik [mengesakan Allah], dan mengikuti agama Ibrahim [yang sesuai dengan agama Islam] yang lurus? [menjadi 'hal' atau penjelas keadaan, yakni berpaling dari semua agama menuju agama yang lurus]. Dan Allah telah memilih Ibrahim menjadi kesayangan-Nya [kekasih pilihan yang murni kecintaan-Nya kepadanya].