وَنَزَلَ لَمَّا سُئِلَ الْيَهُود عَنْ نُبُوَّته ﷺ فَأَنْكَرُوهُ ﴿لَكِنَّ اللَّه يَشْهَد﴾ يُبَيِّن نُبُوَّتك ﴿بِمَا أُنْزِلَ إلَيْك﴾ مِنْ الْقُرْآن الْمُعْجِز ﴿أَنْزَلَهُ﴾ مُلْتَبِسًا ﴿بِعِلْمِهِ﴾ أَيْ عَالِمًا بِهِ أو وفيه عِلْمه ﴿وَالْمَلَائِكَة يَشْهَدُونَ﴾ لَك أَيْضًا ﴿وَكَفَى بِاَللَّهِ شَهِيدًا﴾ عَلَى ذَلِكَ
١٦ -
[Ayat ini turun ketika orang-orang Yahudi ditanya tentang kenabian beliau SAW lalu mereka mengingkarinya:] "Tetapi Allah menjadi saksi" [menjelaskan kenabianmu] "atas apa yang diturunkan-Nya kepadamu." [berupa Al-Qur'an yang mukjizat.] "Dia menurunkannya" [dengan disertai] "dengan ilmu-Nya;" [yakni Dia mengetahuinya, atau di dalamnya terdapat ilmu-Nya,] "dan para malaikat pun menjadi saksi" [bagimu juga,] "dan cukuplah Allah yang menjadi saksi" [atas hal tersebut.] [16 -]