Tafsir Al-Jalalayn
﴿مَنْ كَانَ يُرِيد﴾ بِعَمَلِهِ ﴿حَرْث الْآخِرَة﴾ أَيْ كَسْبهَا وَهُوَ الثَّوَاب ﴿نَزِدْ لَهُ فِي حَرْثه﴾ بالتضعيف فيه بالحسنة إلَى الْعَشْرَة وَأَكْثَر ﴿وَمَنْ كَانَ يُرِيد حَرْث الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا﴾ بِلَا تَضْعِيف مَا قُسِمَ له ﴿وما له في الآخرة من نصيب﴾ ٢ -
Barang siapa menghendaki [dengan amalnya] keuntungan akhirat [yakni hasilnya, yaitu pahala], Kami tambahkan keuntungan itu baginya [dengan melipatgandakannya pada kebaikan tersebut dari sepuluh kali lipat hingga lebih banyak lagi], dan barang siapa menghendaki keuntungan dunia, Kami berikan kepadanya sebagian darinya [tanpa pelipatgandaan dari apa yang telah ditentukan baginya], dan tidak ada baginya bagian sedikit pun di akhirat.