﴿أَمْ﴾ بِمَعْنَى هَمْزَة الْإِنْكَار وَالْقَوْل مُقَدَّر أَيْ أَتَقُولُونَ ﴿اتَّخَذَ مِمَّا يَخْلُق بَنَات﴾ لِنَفْسِهِ ﴿وَأَصْفَاكُمْ﴾ أَخْلَصَكُمْ ﴿بِالْبَنِينَ﴾ اللَّازِم مِنْ قَوْلكُمْ السَّابِق فَهُوَ مِنْ جُمْلَة الْمُنْكَر
١ -
Atau [kata *am* di sini bermakna hamzah ingkar (pertanyaan dengan nada pengingkaran), dan ada perkataan yang dikira-kirakan, yakni: apakah kalian mengatakan bahwa Dia] mengambil anak-anak perempuan dari apa yang diciptakan-Nya [untuk diri-Nya sendiri] dan memilihkan [yakni mengkhususkan] untukmu anak-anak laki-laki? [Hal ini merupakan konsekuensi logis dari perkataan kalian sebelumnya, sehingga hal itu termasuk bagian dari kemungkaran].