﴿يَوْم﴾ نَاصِبه ظَلَّام ﴿نَقُول﴾ بِالنُّونِ وَالْيَاء ﴿لِجَهَنَّم هَلْ امْتَلَأْت﴾ اسْتِفْهَام تَحْقِيق لِوَعْدِهِ بِمَلْئِهَا ﴿وَتَقُول﴾ بِصُورَةِ الِاسْتِفْهَام كَالسُّؤَالِ ﴿هَلْ مِنْ مَزِيد﴾ أَيْ لَا أَسَع غَيْر مَا امْتَلَأْت بِهِ أَيْ قد امتلأت
٣ -
Pada hari [amil yang menasabkannya adalah kata 'zhallam'] Kami bertanya [dibaca dengan menggunakan huruf nun (naqulu) atau ya (yaqulu)] kepada Jahanam, "Apakah kamu sudah penuh?" [pertanyaan ini untuk membuktikan janji-Nya untuk memenuhinya] Dan ia menjawab [dalam bentuk pertanyaan seperti sebuah tanya jawab], "Apakah masih ada tambahan?" [artinya: aku tidak dapat menampung lagi selain apa yang telah memenuhiku, yakni aku benar-benar telah penuh]