Tafsir Al-Jalalayn
﴿يَوْم﴾ بَدَل مِنْ يَوْم قَبْله وَمَا بَيْنهمَا اعْتِرَاض ﴿تَشَقَّقَ﴾ بِتَخْفِيفِ الشِّين وَتَشْدِيدهَا بِإِدْغَامِ التَّاء الثَّانِيَة فِي الْأَصْل فِيهَا ﴿الْأَرْض عَنْهُمْ سِرَاعًا﴾ جَمْع سَرِيع حَال مِنْ مُقَدَّر أَيْ فَيَخْرُجُونَ مُسْرِعِينَ ﴿ذَلِكَ حَشْر عَلَيْنَا يَسِير﴾ فِيهِ فَصْل بَيْن الْمَوْصُوف وَالصِّفَة بِمُتَعَلِّقِهَا لِلِاخْتِصَاصِ وَهُوَ لَا يَضُرّ وَذَلِكَ إشَارَة إلَى مَعْنَى الْحَشْر الْمُخْبَر بِهِ عَنْهُ وَهُوَ الْإِحْيَاء بَعْد الْفَنَاء وَالْجَمْع للعرض والحساب ٤ -
[Pada] hari [lafaz 'yauma' menjadi badal dari 'yaum' sebelumnya, dan kalimat di antara keduanya adalah kalimat penyela/i'tiradh] terbelah [dibaca 'tasyaqqaqu' dengan syin yang dibaca ringan (takhafif) atau tasydid dengan mengidghamkan huruf ta kedua asalnya ke dalamnya] bumi dari mereka [sehingga mereka keluar] dengan cepat [lafaz 'sira'an' adalah bentuk jamak dari 'sari'', berkedudukan sebagai hal dari hal yang diperkirakan, yakni: maka mereka keluar dengan cepat]. Yang demikian itu adalah pengumpulan yang mudah bagi Kami [di dalamnya terdapat pemisahan antara maushuf/yang disifati dan shifah/sifat dengan muta'allaq-nya untuk tujuan kekhususan (ikhtishas), dan hal itu tidak merusak makna. Dan kata 'dzalika' mengisyaratkan kepada makna pengumpulan yang diberitakan, yaitu menghidupkan kembali setelah kebinasaan dan mengumpulkan untuk penghadapan amal serta hisab].