Tafsir Al-Jalalayn
﴿فَأَوْجَسَ﴾ أَضْمَرَ فِي نَفْسه ﴿مِنْهُمْ خِيفَة قَالُوا لَا تَخَفْ﴾ إنَّا رُسُل رَبّك ﴿وَبَشَّرُوهُ بِغُلَامٍ عَلِيم﴾ ذِي عِلْم كَثِير وَهُوَ إسْحَاق كَمَا ذُكِرَ فِي هُود ٢ -
Lalu dia [Ibrahim] merasa [menyembunyikan dalam hatinya] takut kepada mereka. Mereka berkata, "Janganlah kamu takut!" [sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu]. Dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan [kelahiran] seorang anak laki-laki yang alim [yang memiliki banyak ilmu, yaitu Ishaq, sebagaimana disebutkan dalam surah Hud].