﴿وَفَجَّرْنَا الْأَرْض عُيُونًا﴾ تَنْبُع ﴿فَالْتَقَى الْمَاء﴾ مَاء السَّمَاء وَالْأَرْض ﴿عَلَى أَمْر﴾ حَال ﴿قَدْ قُدِرَ﴾ قُضِيَ بِهِ فِي الْأَزَل وَهُوَ هَلَاكهمْ غَرَقًا
١ - ﴿وَحَمَلْنَاهُ﴾ أَيْ نُوحًا ﴿عَلَى﴾ سَفِينَة ﴿ذَات أَلْوَاح وَدُسُر﴾ وَهُوَ مَا تُشَدّ بِهِ الْأَلْوَاح مِنْ الْمَسَامِير وَغَيْرهَا وَأَحَدهَا دِسَار كَكِتَابٍ
١ -
"Dan Kami pancarkan bumi menjadi mata-mata air" [yang memancar], "maka bertemulah air-air itu" [yaitu air dari langit dan air dari bumi] "untuk suatu urusan" [menjadi hal atau keterangan keadaan] "yang sungguh telah ditetapkan" [telah diputuskan sejak zaman azali, yaitu kebinasaan mereka karena tenggelam].
1 - Dan Kami usung dia [yakni Nabi Nuh] di atas [bahtera] yang terbuat dari papan dan pasak [yaitu pengikat papan-papan tersebut berupa paku dan sejenisnya, bentuk tunggalnya adalah 'disar' yang sewazan dengan kata 'kitab'].