Tafsir Al-Jalalayn
﴿تَنْزِع النَّاس﴾ تَقْلَعُهُمْ مِنْ حُفَر الْأَرْض الْمُنْدَسِّينَ فيها وتصرعهم على رؤوسهم فَتَدُقّ رِقَابهمْ فَتُبَيِّن الرَّأْس عَنْ الْجَسَد ﴿كَأَنَّهُمْ﴾ وَحَالهمْ مَا ذُكِرَ ﴿أَعْجَاز﴾ أُصُول ﴿نَخْل مُنْقَعِر﴾ مُنْقَطِع سَاقِط عَلَى الْأَرْض وَشُبِّهُوا بِالنَّخْلِ لِطُولِهِمْ وَذُكِّرَ هُنَا وَأُنِّثَ فِي الْحَاقَّة ﴿نَخْل خَاوِيَة﴾ مراعاة للفواصل في الموضعين ٢ -
Yang mencabut manusia [mencabut mereka dari lubang-lubang tanah tempat mereka bersembunyi di dalamnya dan menghempaskan mereka atas kepala-kepala mereka lalu mematahkan leher-leher mereka hingga memisahkan kepala dari badan] seakan-akan mereka [sedangkan keadaan mereka sebagaimana yang telah disebutkan] adalah pokok [pangkal] pohon kurma yang tumbang [yang terputus dan jatuh ke tanah; mereka diserupakan dengan pohon kurma karena tinggi tubuh mereka. Di sini menggunakan kata berbentuk muzakkar (munqa'ir), sedangkan dalam surah Al-Haqqah menggunakan mu'annas ("nakhlin khawiyah") untuk memelihara rima/fawashil di kedua tempat tersebut]. 2 -