﴿وَكَمْ﴾ خَبَرِيَّة مَفْعُول ﴿مِنْ قَرْيَة﴾ أُرِيدَ أَهْلهَا ﴿أَهْلَكْنَاهَا﴾ أَرَدْنَا إهْلَاكهَا ﴿فَجَاءَهَا بَأْسنَا﴾ عَذَابنَا ﴿بَيَاتًا﴾ لَيْلًا ﴿أَوْ هُمْ قَائِلُونَ﴾ نَائِمُونَ بِالظَّهِيرَةِ وَالْقَيْلُولَة اسْتِرَاحَة نِصْف النَّهَار وَإِنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهَا نَوْم أَيْ مَرَّة جَاءَهَا لَيْلًا وَمَرَّة جَاءَهَا نهارا
Betapa banyak [kata 'kam' berbentuk khabariyah yang berkedudukan sebagai maf'ul] negeri [yang dimaksud adalah penduduknya] yang telah Kami binasakan [Kami berkehendak membinasakannya], lalu datanglah siksaan Kami [azab Kami] kepada (penduduk)nya pada malam hari [di waktu malam], atau ketika mereka sedang istirahat di siang hari [tidur di waktu tengah hari. Qailulah adalah istirahat pertengahan siang meskipun tanpa tidur. Yakni, terkadang azab itu datang di malam hari dan terkadang di siang hari].