Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَمِنْهُمْ﴾ أَيْ الْمُنَافِقِينَ ﴿الَّذِينَ يُؤْذُونَ النَّبِيّ﴾ بِعَيْبِهِ وَبِنَقْلِ حَدِيثه ﴿وَيَقُولُونَ﴾ إذَا نُهُوا عَنْ ذَلِكَ لِئَلَّا يُبَلِّغهُ ﴿هُوَ أُذُن﴾ أَيْ يَسْمَع كُلّ قَيْل وَيَقْبَلهُ فَإِذَا حَلَفْنَا لَهُ أَنَّا لَمْ نَقُلْ صَدَّقْنَا ﴿قُلْ﴾ هُوَ ﴿أُذُن﴾ مُسْتَمِع ﴿خَيْر لَكُمْ﴾ لَا مُسْتَمِع شَرّ ﴿يُؤْمِن بِاَللَّهِ وَيُؤْمِن﴾ يُصَدِّق ﴿لِلْمُؤْمِنِينَ﴾ فِيمَا أَخْبَرُوهُ بِهِ لَا لِغَيْرِهِمْ وَاللَّام زَائِدَة لِلْفَرَقِ بَيْن إيمَان التَّسْلِيم وَغَيْره ﴿وَرَحْمَة﴾ بِالرَّفْعِ عَطْفًا عَلَى أُذُن وَالْجَرّ عَطْفًا على خير ﴿للذين آمنوا منكم والذين يؤذون رسول الله لهم عذاب أليم﴾ ٦ -
[Dan di antara mereka] yakni orang-orang munafik [ada orang-orang yang menyakiti Nabi] dengan mencelanya dan menyebarkan pembicaraannya, [dan mereka berkata,] ketika mereka dilarang melakukan hal itu agar tidak sampai kepada Nabi, ["Dia (Nabi) percaya pada setiap perkataan (telinga)"] maksudnya dia mendengarkan setiap perkataan dan memercayainya; jadi apabila kita bersumpah kepadanya bahwa kita tidak mengatakannya, dia pasti memercayai kita. [Katakanlah,] "Dia adalah [telinga] pendengar [yang baik bagi kamu,] bukan pendengar keburukan; [ia beriman kepada Allah dan memercayai] membenarkan [orang-orang mukmin] dalam apa yang mereka kabarkan kepadanya, bukan kepada selain mereka. Huruf lam [pada للمؤمنين] adalah zaidah (tambahan) untuk membedakan antara iman penyerahan diri dan selainnya, [dan rahmat] dengan dibaca rafa' karena di'athafkan kepada udzun, atau dibaca jar karena di'athafkan kepada khair, [bagi orang-orang yang beriman di antara kamu. Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah, bagi mereka azab yang pedih."]