Tafsir Al-Jalalayn
﴿تَنَزَّل الْمَلَائِكَة﴾ بِحَذْفِ إِحْدَى التَّاءَيْنِ مِنْ الْأَصْل ﴿وَالرُّوح﴾ أَيْ جِبْرِيل ﴿فِيهَا﴾ فِي اللَّيْلَة ﴿بِإِذْنِ رَبّهمْ﴾ بِأَمْرِهِ ﴿مِنْ كُلّ أَمْر﴾ قَضَاهُ اللَّه فِيهَا لِتِلْكَ السَّنَة إِلَى قَابِل وَمِنْ سَبَبِيَّة بمعنى الباء
Pada malam itu turun malaikat-malaikat [dengan membuang salah satu huruf ta dari bentuk asalnya (tatanazzalu),] dan Ruh [yaitu Jibril,] di dalamnya [pada malam tersebut] dengan izin Tuhan mereka [dengan perintah-Nya,] untuk mengatur segala urusan [yang telah ditetapkan oleh Allah pada malam itu untuk tahun tersebut hingga tahun berikutnya; dan huruf *min* di sini berfungsi sebagai sababiyah yang bermakna *bi* (dengan/sebab)].