Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَقَالَ لِفِتْيَتِهِ﴾ وَفِي قِرَاءَة لِفِتْيَانِهِ غِلْمَانه ﴿اجْعَلُوا بِضَاعَتهمْ﴾ الَّتِي أَتَوْا بِهَا ثَمَن الْمِيرَة وَكَانَتْ دَرَاهِم ﴿فِي رِحَالهمْ﴾ أَوْعِيَتهمْ ﴿لَعَلَّهُمْ يَعْرِفُونَهَا إذَا انْقَلَبُوا إلَى أَهْلهمْ﴾ وَفَرَّغُوا أَوْعِيَتهمْ ﴿لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ﴾ إلَيْنَا لِأَنَّهُمْ لَا يَسْتَحِلُّونَ إمْسَاكهَا ٦ -
Dan Yusuf berkata kepada pelayan-pelayannya [menurut suatu qiraat dibaca 'lifityanihi', yaitu para bujangnya], "Masukkanlah barang-barang mereka [yang mereka bawa sebagai penukar bahan makanan, yaitu berupa uang dirham] ke dalam karung-karung mereka [wadah-wadah mereka], agar mereka mengetahuinya apabila mereka telah kembali kepada keluarganya [dan mengosongkan wadah-wadah mereka], supaya mereka kembali [kepada kita, karena mereka tidak membenarkan diri untuk menahannya]."