Tafsir Al-Jalalayn
﴿أَفَمَنْ هُوَ قَائِم﴾ رَقِيب ﴿عَلَى كُلّ نَفْس بِمَا كَسَبَتْ﴾ عَمِلَتْ مِنْ خَيْر وَشَرّ وَهُوَ اللَّه كَمَنْ لَيْسَ كَذَلِكَ مِنْ الْأَصْنَام لَا دل عَلَى هَذَا ﴿وَجَعَلُوا لِلَّهِ شُرَكَاء قُلْ سَمُّوهُمْ﴾ لَهُ مَنْ هُمْ ﴿أَمْ﴾ بَلْ أَ ﴿تُنَبِّئُونَهُ﴾ تُخْبِرُونَ اللَّه ﴿بِمَا﴾ أَيْ بِشَرِيكٍ ﴿لَا يَعْلَم﴾ هُ ﴿فِي الْأَرْض﴾ اسْتِفْهَام إنْكَار أَيْ لَا شَرِيك لَهُ إذْ لَوْ كَانَ لِعِلْمِهِ تَعَالَى عَنْ ذَلِك ﴿أَمْ﴾ بَلْ تُسَمُّونَهُمْ شُرَكَاء ﴿بِظَاهِرٍ مِنْ الْقَوْلِ﴾ بِظَنٍّ بَاطِل لَا حَقِيقَة لَهُ في الباطل ﴿بَلْ زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مَكْرهمْ﴾ كُفْرهمْ ﴿وَصُدُّوا عن السبيل﴾ طريق الهدى ﴿ومن يضلل الله فما له من هاد﴾ ٣ -
Maka apakah Dzat yang menjaga [yakni mengawasi] setiap jiwa terhadap apa yang diperbuatnya [berupa kebaikan maupun keburukan, dan Dia adalah Allah, sama seperti berhala-berhala yang tidak demikian? Tentu tidak. Hal ini ditunjukkan oleh kalimat berikutnya:] Dan mereka menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah. Katakanlah, "Sebutkanlah nama-nama mereka [bagi-Nya, siapakah mereka itu?] Ataukah [bahkan, apakah] kamu hendak memberitahukan kepada-Nya [yakni mengabarkan kepada Allah] tentang apa [maksudnya, tentang sekutu] yang tidak diketahui-Nya [oleh-Nya] di bumi?" [Ini adalah pertanyaan retorik yang bermakna pengingkaran, artinya: tidak ada sekutu bagi-Nya, karena jika sekutu itu ada, niscaya Dia mengetahuinya. Maha Suci Allah dari hal tersebut.] Ataukah [bahkan kamu menamai mereka sebagai sekutu-sekutu] dengan kata-kata yang lahir saja [yakni dengan dugaan yang batil yang tidak ada kenyataannya sama sekali]? Sebenarnya bagi orang-orang kafir itu dijadikan terasa indah tipu daya mereka [yakni kekafiran mereka] dan mereka dihalangi dari jalan [jalan petunjuk]. Dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, maka baginya tidak ada seorang pun yang memberi petunjuk. 3 -