﴿الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالهمْ فِي سَبِيل اللَّه ثُمَّ لا يتبعون ما أنفقوا مَنًّا﴾ عَلَى الْمُنْفَق عَلَيْهِ بِقَوْلِهِمْ مَثَلًا قَدْ أحسنت إليه وجبرت حاله ﴿وَلَا أَذًى﴾ لَهُ بِذِكْرِ ذَلِكَ إلَى مَنْ لَا يُحِبّ وُقُوفه عَلَيْهِ وَنَحْوه ﴿لَهُمْ أَجْرهمْ﴾ ثَوَاب إنْفَاقهمْ ﴿عِنْد رَبّهمْ وَلَا خَوْف عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ﴾ فِي الْآخِرَة
٢٦ -
Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya [kepada orang yang diberi nafkah, misalnya dengan perkataan mereka: 'Aku telah berbuat baik padamu dan memperbaiki keadaanmu'] dan tidak pula menyakiti [perasaannya dengan menceritakan hal itu kepada orang yang tidak disukai jika mengetahuinya dan sejenisnya], mereka memperoleh pahalanya [pahala infak mereka] di sisi Tuhan mereka, dan tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak [pula] mereka bersedih hati [di akhirat].
26 -