Tafsir Al-Jalalayn
﴿آمَنَ﴾ صَدَّقَ ﴿الرَّسُول﴾ مُحَمَّد ﷺ ﴿بِمَا أُنْزِلَ إلَيْهِ مِنْ رَبّه﴾ مِنْ الْقُرْآن ﴿وَالْمُؤْمِنُونَ﴾ عُطِفَ عَلَيِهِ ﴿كُلّ﴾ تَنْوِيَنه عِوَض مِنْ الْمُضَاف إلَيْهِ ﴿آمَنَ بِاَللَّهِ وَمَلَائِكَته وَكُتُبه﴾ بِالْجَمْعِ وَالْإِفْرَاد ﴿وَرُسُله﴾ يَقُولُونَ ﴿لَا نُفَرِّق بَيْن أَحَد مِنْ رُسُله﴾ فَنُؤْمِن بِبَعْضٍ وَنَكْفُر بِبَعْضٍ كَمَا فَعَلَ الْيَهُود وَالنَّصَارَى ﴿وَقَالُوا سَمِعْنَا﴾ أَيْ ما أمرنا به سماع قبول ﴿وأطعنا﴾ نَسْأَلك ﴿غُفْرَانك رَبّنَا وَإِلَيْك الْمَصِير﴾ الْمَرْجِع بِالْبَعْثِ وَلَمَّا نَزَلَتْ الْآيَة الَّتِي قَبْلهَا شَكَا الْمُؤْمِنُونَ مِنْ الْوَسْوَسَة وَشَقَّ عَلَيْهِمْ الْمُحَاسَبَة بِهَا فَنَزَلَ ٢٨ -
Rasul [Muhammad ﷺ] beriman [mempercayai] apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya [yaitu Al-Qur'an], demikian pula orang-orang yang beriman [di'athafkan kepada ar-Rasul]. Masing-masing [tanwin pada 'kullun' merupakan pengganti dari mudhaf ilaih] beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya [dibaca jamak 'kutubihi' atau mufrad 'kitabihi'], dan rasul-rasul-Nya. [Seraya mereka berkata], "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya [sehingga kami beriman kepada sebagian dan kufur kepada sebagian yang lain sebagaimana yang dilakukan oleh kaum Yahudi dan Nasrani]." Dan mereka berkata, "Kami mendengar [yakni apa yang diperintahkan kepada kami dengan pendengaran yang menerima] dan kami taat." [Kami memohon kepada-Mu] ampunan-Mu, ya Tuhan kami, dan kepada-Mulah tempat kembali [yakni tempat kembali melalui kebangkitan. Ketika ayat sebelumnya turun, orang-orang mukmin mengeluhkan tentang bisikan hati/waswas dan merasa berat jika diperhitungkan atasnya, maka turunlah ayat ini].