﴿أَتَأْمُرُونَ النَّاس بِالْبِرِّ﴾ بِالْإِيمَانِ بِمُحَمَّدٍ ﴿وَتَنْسَوْنَ أَنْفُسكُمْ﴾ تَتْرُكُونَهَا فَلَا تَأْمُرُونَهَا بِهِ ﴿وَأَنْتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَاب﴾ التَّوْرَاة وَفِيهَا الْوَعِيد عَلَى مُخَالَفَة الْقَوْل الْعَمَل ﴿أَفَلَا تَعْقِلُونَ﴾ سُوء فِعْلكُمْ فَتَرْجِعُونَ فَجُمْلَة النِّسْيَان محل الاستفهام الإنكاري
٤ -
Mengapa kamu menyuruh orang lain mengerjakan kebajikan [yakni beriman kepada Muhammad], sedangkan kamu melupakan diri kamu sendiri [kamu membiarkannya dan tidak menyuruhnya untuk beriman], padahal kamu membaca Kitab [Taurat, yang di dalamnya terdapat ancaman atas ketidaksesuaian antara ucapan dan perbuatan]? Tidakkah kamu mengerti [yakni buruknya perbuatanmu sehingga kamu mau kembali bertaubat? Kalimat "melupakan" merupakan objek dari pertanyaan yang bernada pengingkaran].