﴿وَإِذْ قُلْنَا﴾ لَهُمْ بَعْد خُرُوجهمْ مِنْ التِّيه ﴿اُدْخُلُوا هَذِهِ الْقَرْيَة﴾ بَيْت الْمَقْدِس أَوْ أَرِيحَا ﴿فَكُلُوا مِنْهَا حَيْثُ شِئْتُمْ رَغَدًا ?﴾ وَاسِعًا ? لَا حَجْر فِيهِ ﴿وَادْخُلُوا الْبَاب﴾ أَيْ بَابهَا ﴿سُجَّدًا ?﴾ مُنْحَنِينَ ﴿وَقُولُوا﴾ مَسْأَلَتنَا ﴿حِطَّة﴾ أَيْ أَنْ تَحُطّ عَنَّا خَطَايَانَا ﴿نَغْفِر﴾ وَفِي قِرَاءَة بِالْيَاءِ وَالتَّاء مَبْنِيًّا ? لِلْمَفْعُولِ فِيهِمَا ﴿لَكُمْ خَطَايَاكُمْ وَسَنَزِيدُ الْمُحْسِنِينَ﴾ بِالطَّاعَةِ ثَوَابًا ?
٥ -
Dan ingatlah ketika Kami berfirman [kepada mereka setelah mereka keluar dari padang Tih], "Masuklah kamu ke negeri ini" [Baitul Maqdis atau Yerikho], "maka makanlah dari hasil buminya di mana saja kamu sukai dengan sepuas-puasnya [dengan leluasa, tanpa ada larangan padanya], dan masukilah pintu gerbangnya [yakni pintu gerbang negeri tersebut] sambil membungkuk [seraya menundukkan badan], dan katakanlah: [permohonan kami adalah:] "Bebaskanlah kami dari dosa" [yakni agar Engkau menggugurkan dosa-dosa kami dari kami], niscaya Kami mengampuni [dan dalam suatu qiraat dibaca dengan huruf Ya' dan Ta' yang dibentuk pasif pada keduanya], bagi kamu kesalahan-kesalahanmu, dan Kami akan menambah pahala bagi orang-orang yang berbuat baik" [dengan ketaatan].