Tafsir Al-Jalalayn
﴿قَالَ إنَّهُ يَقُول إنَّهَا بَقَرَة لَا ذَلُول﴾ غَيْر مُذَلَّلَة بِالْعَمَلِ ﴿تُثِير الْأَرْض﴾ تُقَلِّبهَا لِلزِّرَاعَةِ وَالْجُمْلَة صِفَة ذَلُول دَاخِلَة فِي النَّهْي ﴿وَلَا تَسْقِي الْحَرْث﴾ الْأَرْض الْمُهَيَّأَة لِلزِّرَاعَةِ ﴿مُسَلَّمَة﴾ مِنْ العيوب وآثار العمل ﴿لاشية﴾ لَوْن ﴿فِيهَا﴾ غَيْر لَوْنهَا ﴿قَالُوا الْآن جِئْت بِالْحَقِّ﴾ نَطَقْت بِالْبَيَانِ التَّامّ فَطَلَبُوهَا فَوَجَدُوهَا عِنْد الْفَتَى الْبَارّ بِأُمِّهِ فَاشْتَرَوْهَا بِمِلْءِ مِسْكهَا ذَهَبًا ? ﴿فَذَبَحُوهَا وَمَا كَادُوا يَفْعَلُونَ﴾ لِغَلَاءِ ثَمَنهَا وَفِي الْحَدِيث لَوْ ذَبَحُوا أَيّ بَقَرَة كَانَتْ لَأَجْزَأَتْهُمْ وَلَكِنْ شَدَّدُوا عَلَى أَنْفُسهمْ فَشَدَّدَ اللَّه عَلَيْهِمْ ٧ -
Dia [Musa] berkata, "Allah berfirman bahwa sapi itu adalah sapi betina yang belum terlatih [yakni belum dijinakkan untuk bekerja], untuk membajak tanah [yakni membalikkan tanah untuk bercocok tanam, dan kalimat ini menjadi sifat dari 'dzalul' yang masuk dalam cakupan penafian] dan tidak membendung air untuk mengairi tanaman [yakni tanah yang disiapkan untuk bercocok tanam], sehat [yakni bebas dari cacat dan bekas-bekas kerja], tanpa belang [yakni tiada warna lain] padanya [selain warna aslinya]." Mereka berkata, "Sekarang barulah engkau menerangkan yang sebenarnya" [yakni engkau telah memberikan penjelasan yang sempurna]. Lalu mereka mencarinya dan menemukannya pada seorang pemuda yang berbakti kepada ibunya, lalu mereka membelinya seharga emas sepenuh kulit sapi itu. Kemudian mereka menyembelihnya, dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu [karena mahalnya harga sapi tersebut. Dalam hadis disebutkan: Seandainya mereka menyembelih sapi betina apa saja tentulah hal itu sudah cukup bagi mereka, tetapi mereka memperberat diri mereka sendiri maka Allah pun memperberat atas mereka]. 7 -