Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَإِذْ قَتَلْتُمْ نَفْسًا ? فَادَّارَأْتُمْ﴾ فِيهِ إدْغَام الدَّال فِي التَّاء أَيْ تَخَاصَمْتُمْ وَتَدَافَعْتُمْ ﴿فِيهَا وَاَللَّه مُخْرِج﴾ مُظْهِر ﴿مَا كُنْتُمْ تَكْتُمُونَ﴾ مِنْ أَمْرهَا وَهَذَا اعْتِرَاض وَهُوَ أَوَّل الْقِصَّة ٧ -
Dan ingatlah, ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh-menuduh [pada lafaz 'faddara'tum' terdapat idgam huruf dal ke dalam huruf ta', yang berarti kalian saling bertengkar dan saling menolak tuduhan] tentang hal itu. Dan Allah hendak menyingkapkan [menampakkan] apa yang selama ini kamu sembunyikan [mengenai urusan pembunuhan tersebut. Kalimat ini merupakan kalimat penyela (i'tiradh), dan ini sebenarnya adalah awal dari kisah tersebut].