Tafsir Al-Jalalayn
﴿ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبكُمْ﴾ أَيّهَا الْيَهُود صَلَبَتْ عَنْ قَبُول الْحَقّ ﴿مِنْ بَعْد ذَلِكَ﴾ الْمَذْكُور مِنْ إحْيَاء الْقَتِيل وَمَا قَبْله مِنْ الْآيَات ﴿فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ﴾ فِي الْقَسْوَة ﴿أَوْ أَشَدّ قَسْوَة﴾ مِنْهَا ﴿وَإِنَّ مِنْ الْحِجَارَة لَمَا يَتَفَجَّر مِنْهُ الْأَنْهَار وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّق﴾ فِيهِ إدْغَام التَّاء فِي الْأَصْل فِي الشِّين ﴿فَيَخْرُج مِنْهُ الْمَاء وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِط﴾ يَنْزِل مِنْ عُلْو إلَى أَسْفَل ﴿مِنْ خَشْيَة اللَّه﴾ وَقُلُوبكُمْ لَا تَتَأَثَّر وَلَا تَلِين وَلَا تَخْشَع ﴿وَمَا اللَّه بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ﴾ وَإِنَّمَا يُؤَخِّركُمْ لِوَقْتِكُمْ وَفِي قِرَاءَة بالتحتانية وَفِيهِ الْتِفَات عَنْ الْخِطَاب ٧ -
Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras [wahai orang-orang Yahudi, yakni membatu dari menerima kebenaran] setelah itu [setelah peristiwa yang disebutkan berupa dihidupkannya orang yang terbunuh dan mukjizat-mukjizat sebelumnya], maka hati itu seperti batu [dalam hal kekerasannya], bahkan lebih keras [daripadanya]. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai darinya. Dan sungguh, di antaranya ada yang terbelah [pada kata 'yashshaqqaqu' terdapat pengidgaman huruf ta asal ke dalam huruf syin] lalu keluarlah mata air darinya. Dan sungguh, di antaranya ada yang meluncur jatuh [turun dari tempat yang tinggi ke bawah] karena takut kepada Allah [sedangkan hati kalian tidak terpengaruh, tidak melunak, dan tidak tunduk]. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan [melainkan Dia menangguhkan kamu sampai waktu yang telah ditentukan bagi kamu. Dalam sebuah qiraat, lafaz 'ta'malun' dibaca dengan menggunakan huruf ya (ya'malun - apa yang mereka kerjakan), dan di dalamnya terdapat peralihan sudut pandang (iltifat) dari khitab (orang kedua)].