Tafsir Al-Jalalayn
﴿فَقُلْنَا اضْرِبُوهُ﴾ أَيْ الْقَتِيل ﴿بِبَعْضِهَا﴾ فَضَرَبَ بِلِسَانِهَا أَوْ عَجَب ذَنَبهَا فَحَيِيَ وَقَالَ قَتَلَنِي فُلَان وَفُلَان لِابْنَيْ عَمّه وَمَاتَ فَحُرِمَا الْمِيرَاث وَقُتِلَا قال تعالى ﴿كَذَلِكَ﴾ الْإِحْيَاء ﴿يُحْيِي اللَّه الْمَوْتَى وَيُرِيكُمْ آيَاته﴾ دَلَائِل قُدْرَته ﴿لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ﴾ تَتَدَبَّرُونَ فَتَعْلَمُونَ أَنَّ الْقَادِر عَلَى إحْيَاء نَفْس وَاحِدَة قَادِر عَلَى إحْيَاء نُفُوس كَثِيرَة فَتُؤْمِنُونَ ٧ -
Lalu Kami berfirman, "Pukullah dia [yakni orang yang terbunuh itu] dengan bagian dari sapi betina itu!" [Maka dipukullah dia dengan lidah sapi betina itu atau dengan tulang ekornya, lalu dia hidup kembali dan berkata, "Fulan dan Fulan telah membunuhku" kepada dua putra pamannya, kemudian dia mati kembali. Maka kedua putra paman itu dihalangi dari mendapat warisan dan dihukum mati. Allah Ta'ala berfirman,] "Demikianlah [pembangkitan kembali ini] Allah menghidupkan orang-orang yang telah mati, dan Dia memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kekuasaan-Nya [bukti-bukti kekuasaan-Nya] agar kamu mengerti." [yakni kamu merenungkannya sehingga kamu mengetahui bahwa Dzat Yang Mahakuasa untuk menghidupkan satu jiwa, juga Mahakuasa untuk menghidupkan banyak jiwa, lalu kamu beriman]. [7 -]