Tafsir Al-Jalalayn
وَنَزَلَ لَمَّا قَالَ الْكُفَّار إنَّ مُحَمَّدًا سَيَمُوتُ ﴿وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِنْ قَبْلك الْخُلْد﴾ الْبَقَاء في الدنيا ﴿أفائن مِتَّ فَهُمْ الْخَالِدُونَ﴾ فِيهَا لَا فَالْجُمْلَة الْأَخِيرَة مَحَلّ الِاسْتِفْهَام الْإِنْكَارِيّ ٣ -
[Dan ayat ini turun ketika orang-orang kafir berkata bahwa Muhammad akan mati:] Dan Kami tidak menjadikan kekekalan [yaitu tetap hidup di dunia] bagi seorang manusia pun sebelum engkau. Maka jika engkau wafat, apakah mereka akan kekal? [di dunia? Tidak. Maka kalimat terakhir ini berkedudukan sebagai pertanyaan ingkar (istifham inkariy)].