﴿قَالُوا سُبْحَانك﴾ تَنْزِيهًا لَك عَمَّا لَا يَلِيق بِك ﴿مَا كَانَ يَنْبَغِي﴾ يَسْتَقِيم ﴿لَنَا أَنْ نَتَّخِذ مِنْ دُونك﴾ أَيْ غَيْرك ﴿مِنْ أَوْلِيَاء﴾ مَفْعُول أَوَّل وَمِنْ زَائِدَة لِتَأْكِيدِ النَّفْي وَمَا قَبْله الثَّانِي فَكَيْفَ نَأْمُر بِعِبَادَتِنَا ﴿وَلَكِنْ مَتَّعْتهمْ وَآبَاءَهُمْ﴾ مِنْ قَبْلهمْ بِإِطَالَةِ الْعُمُر وَسَعَة الرِّزْق ﴿حَتَّى نَسُوا الذِّكْر﴾ تَرَكُوا الْمَوْعِظَة وَالْإِيمَان بِالْقُرْآنِ ﴿وكانوا قوما بورا﴾ هلكي قال تعالى
١ -
Mereka menjawab, "Maha Suci Engkau [sebagai penyucian bagi-Mu dari apa yang tidak layak bagi-Mu], tidak patut [tidak masuk akal] bagi kami mengambil selain dari-Mu [selain Dzat-Mu] sebagai pelindung [kata 'min' adalah zaidah untuk menegaskan penfian, dan kata sebelumnya adalah maf'ul kedua; lalu bagaimana mungkin kami memerintahkan untuk menyembah kami?]. Tetapi Engkau telah memberi mereka dan nenek moyang mereka [sebelum mereka] kenikmatan [dengan memperpanjang umur dan meluaskan rezeki] hingga mereka melupakan peringatan [meninggalkan nasihat dan keimanan kepada Al-Qur'an] dan mereka adalah kaum yang binasa [orang-orang yang binasa]." Allah Ta'ala berfirman: