﴿وَاسْتَمِعْ﴾ يَا مُخَاطَب مَقُولِي ﴿يَوْم يُنَادِ الْمُنَادِ﴾ هُوَ إسْرَافِيل ﴿مِنْ مَكَان قَرِيب﴾ مِنْ السَّمَاء وَهُوَ صَخْرَة بَيْت الْمَقْدِس أَقْرَب مَوْضِع مِنْ الْأَرْض إلَى السَّمَاء يَقُول أَيَّتهَا الْعِظَام الْبَالِيَة وَالْأَوْصَال الْمُتَقَطِّعَة وَاللُّحُوم الْمُتَمَزِّقَة وَالشُّعُور الْمُتَفَرِّقَة إنَّ اللَّه يَأْمُركُنَّ أَنْ تَجْتَمِعْنَ لِفَصْلِ الْقَضَاء
٤ - ﴿يَوْم﴾ بَدَل مِنْ يَوْم قَبْله ﴿يَسْمَعُونَ﴾ أَيْ الْخَلْق كُلّهمْ ﴿الصَّيْحَة بِالْحَقِّ﴾ بِالْبَعْثِ وَهِيَ النَّفْخَة الثَّانِيَة مِنْ إسْرَافِيل وَيُحْتَمَل أَنْ تَكُون قَبْل نِدَائِهِ وَبَعْده ﴿ذَلِكَ﴾ أَيْ يَوْم النِّدَاء وَالسَّمَاع ﴿يَوْم الْخُرُوج﴾ مِنْ الْقُبُور وَنَاصِب يَوْم يُنَادِي مقدرا أي يعلمون عاقبة تكذيبهم
٤ -
Dan dengarkanlah [wahai orang yang diajak bicara, akan perkataan-Ku pada] hari [ketika] penyeru [yaitu Malaikat Israfil] menyeru dari tempat yang dekat [dari langit, yaitu batu cadas Baitulmaqdis, tempat paling dekat dari bumi ke langit. Dia menyeru: "Wahai tulang-belulang yang telah hancur, persendian yang telah terputus, daging-daging yang telah robek, dan rambut-rambut yang telah bercerai-berai, sesungguhnya Allah memerintahkan kalian untuk berkumpul guna keputusan pengadilan!"]. (yaitu) pada hari [menjadi badal dari kata 'yaum' sebelumnya] mereka mendengar [yakni seluruh makhluk] teriakan dengan sebenar-benarnya [yaitu hari kebangkitan, dan teriakan itu adalah tiupan sangkakala kedua dari malaikat Israfil, serta ada kemungkinan teriakan itu terjadi sebelum seruan-Nya atau sesudahnya]. Itulah [yakni hari penyeruan dan pendengaran tersebut] hari keluar [dari kubur]. [Amil yang menashabkan kata 'yauma' adalah kata 'yunadi' yang ditakdirkan, yakni: mereka akan mengetahui akibat dari pendustaan mereka]. [4]