﴿وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَة أَوْ لَهْوًا انْفَضُّوا إلَيْهَا﴾ أَيْ التِّجَارَة لِأَنَّهَا مَطْلُوبهمْ دُون اللَّهْو ﴿وَتَرَكُوك﴾ فِي الْخُطْبَة ﴿قَائِمًا قُلْ مَا عِنْد اللَّه﴾ مِنْ الثَّوَاب ﴿خَيْر﴾ لِلَّذِينَ آمَنُوا ﴿مِنْ اللَّهْو وَمِنْ التِّجَارَة وَاَللَّه خَيْر الرَّازِقِينَ﴾ يُقَال كُلّ إنْسَان يَرْزُق عَائِلَته أَيْ مِنْ رِزْق اللَّه تعالى
Dan apabila mereka melihat perdagangan atau permainan, mereka bubar menuju kepadanya [yaitu perdagangan, karena itulah yang mereka cari bukan permainan] dan mereka meninggalkanmu [dalam khotbah] sedang berdiri. Katakanlah, 'Apa yang ada di sisi Allah [berupa pahala] adalah lebih baik [bagi orang-orang yang beriman] daripada permainan dan perdagangan, dan Allah adalah Sebaik-baik Pemberi rezeki.' [Dikatakan: Setiap orang memberi rezeki kepada keluarganya, maksudnya dari rezeki Allah Ta'ala].