Tafsir Al-Jalalayn
﴿ومريم﴾ عطف على امرأة فرعون ﴿ابنة عِمْرَان الَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجهَا﴾ حَفِظَتْهُ ﴿فَنَفَخْنَا فِيهِ مِنْ رُوحنَا﴾ أَيْ جِبْرِيل حَيْثُ نَفَخَ فِي جَيْب دِرْعهَا بِخَلْقِ اللَّه تَعَالَى فَعَلَهُ الْوَاصِل إلَى فَرْجهَا فَحَمَلَتْ بِعِيسَى ﴿وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَاتِ رَبّهَا﴾ شرائعه ﴿وَكُتُبه﴾ الْمُنَزَّلَة ﴿وَكَانَتْ مِنْ الْقَانِتِينَ﴾ مِنْ الْقَوْم المطيعين
Dan [ingatlah] Maryam [diatfkan/dihubungkan kepada 'istri Firaun'], putri Imran yang memelihara kehormatannya [menjaganya], maka Kami tiupkan ke dalam [kantong baju]-nya sebagian dari roh [ciptaan] Kami [yaitu Malaikat Jibril, yang mana ia meniupkan ke dalam kerah bajunya dengan ciptaan Allah Ta'ala sehingga tiupan itu sampai ke kemaluannya, lalu ia mengandung Isa]. Dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya [syariat-syariat-Nya] dan kitab-kitab-Nya [yang diturunkan], dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat [termasuk kaum yang taat].