MUKADDIMAH
= ูฉูฃ ุณูุฑุฉ ุงูุถุญู
= 93 Surah Ad-Duha [Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang]
๏ดฟููุงูุถููุญูู๏ดพ ุฃููู ุฃููููู ุงููููููุงุฑ ุฃููู ููููู
๏ดฟDemi waktu duha๏ดพ [yakni awal siang hari, atau seluruh siang hari].
๏ดฟููุงููููููู ุฅูุฐูุง ุณูุฌูู๏ดพ ุบูุทููู ุจูุธูููุงู
ููู ุฃููู ุณููููู
dan demi malam apabila telah sunyi [menutupi dengan kegelapannya atau menjadi tenang].
๏ดฟู
ูุง ููุฏููุนูู๏ดพ ุชูุฑูููู ููุง ู
ูุญูู
ููุฏ ๏ดฟุฑูุจูู ููู
ูุง ููููู๏ดพ ุฃูุจูุบูุถู ููุฒููู ููุฐูุง ููู
ููุง ููุงูู ุงูููููููุงุฑ ุนูููุฏ ุชูุฃูุฎููุฑ ุงููููุญูู ุนููููู ุฎูู
ูุณูุฉ ุนูุดูุฑ ููููู
ูุง ุฅูููู ุฑูุจูู ููุฏููุนููู ููููููุงูู
Tuhanmu tidak meninggalkanmu [wahai Muhammad] dan tidak [pula] membencimu [membencimu. Ayat ini turun ketika orang-orang kafir berkata saat wahyu terputus dari beliau selama lima belas hari, "Sesungguhnya Tuhannya telah meninggalkan dan membencinya"].
๏ดฟููููููุขุฎูุฑูุฉ ุฎูููุฑ ููู๏ดพ ููู
ูุง ูููููุง ู
ููู ุงููููุฑูุงู
ูุงุช ูู ๏ดฟู
ู ุงูุฃููู๏ดพ ููุฏููุง
๏ดฟDan sungguh akhirat itu lebih baik bagimu๏ดพ [karena keberadaan berbagai kemuliaan di dalamnya untukmu] ๏ดฟdaripada yang pertama๏ดพ [dunia].
๏ดฟููููุณููููู ููุนูุทููู ุฑูุจูู๏ดพ ููู ุงููุขุฎูุฑูุฉ ู
ููู ุงููุฎูููุฑูุงุช ุนูุทูุงุก ุฌูุฒููููุง ๏ดฟููุชูุฑูุถูู๏ดพ ุจููู ููููุงูู ๏ทบ ุฅูุฐูู ููุง ุฃูุฑูุถูู ููููุงุญูุฏ ู
ููู ุฃูู
ููุชูู ููู ุงููููุงุฑ ุฅูููู ููููุง ุชูู
ูู ุฌูููุงุจ ุงููููุณูู
ุจูู
ูุซูุจูุชููููู ุจูุนูุฏ ู
ูููููููููููู
Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan kepadamu [di akhirat dari berbagai kebaikan dengan pemberian yang amat banyak], lalu kamu menjadi puas [dengannya, maka Nabi ๏ทบ bersabda, "Kalau begitu aku tidak akan puas sedang satu orang saja dari umatku masih berada di neraka." Sampai di sini berakhirlah jawaban sumpah (*jawฤb al-qasam*) dengan dua pernyataan positif setelah dua pernyataan negatif].
๏ดฟุฃูููู
ู ููุฌูุฏู๏ดพ ุงูุณูุชูููููุงู
ุชูููุฑููุฑ ุฃููู ููุฌูุฏูู ๏ดฟููุชููู
ูุง๏ดพ ุจูููููุฏู ุฃูุจููู ููุจูู ููููุงุฏูุชู ุฃููู ุจูุนูุฏููุง ๏ดฟููุขููู๏ดพ ุจูุฃููู ุถูู
ููู ุฅูููู ุนูู
ูู ุฃูุจูู ุทูุงููุจ
Bukankah Dia mendapatimu [kata tanya yang bermakna menetapkan, yakni: Dia telah mendapatimu] sebagai seorang yatim [karena wafatnya ayahmu sebelum kelahiranmu atau sesudahnya], lalu Dia melindungi(mu) [dengan cara menggabungkanmu kepada pamanmu, Abu Thalib]?
๏ดฟููููุฌูุฏูู ุถูุงูููุง๏ดพ ุนูู
ููุง ุฃูููุชู ุนููููููู ู
ููู ุงูุดููุฑููุนูุฉ ๏ดฟููููุฏูู๏ดพ ุฃููู ููุฏูุงู ุฅูููููููุง
[Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung] tentang syariat yang kini engkau jalani [lalu Dia memberikan petunjuk] maksudnya Dia memberimu petunjuk menuju syariat tersebut.
๏ดฟููููุฌูุฏูู ุนูุงุฆูููุง๏ดพ ูููููุฑูุง ๏ดฟููุฃูุบูููู๏ดพ ุฃูุบูููุงู ุจูู
ูุง ูููููุนูู ุจููู ู
ููู ุงููุบููููู
ูุฉ ููุบูููุฑููุง ููููู ุงููุญูุฏููุซ ููููุณู ุงููุบูููู ุนููู ููุซูุฑูุฉ ุงููุนูุฑูุถ ููููููููู ุงููุบูููู ุบูููู ุงูููุณ
"Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan" [miskin], "lalu Dia memberikan kecukupan." [Dia telah mencukupkanmu dengan apa yang dikurniakan-Nya kepadamu berupa kepuasan terhadap harta rampasan perang dan lainnya. Di dalam hadis disebutkan: "Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta benda, melainkan kekayaan itu adalah kekayaan jiwa"].
๏ดฟููุฃูู
ููุง ุงููููุชููู
ููููุง ุชูููููุฑ๏ดพ ุจูุฃูุฎูุฐู ู
ูุงูู ุฃููู ุบูููุฑ ุฐููููู
ูก -
Maka terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang [dengan mengambil hartanya atau tindakan lainnya].
๏ดฟููุฃูู
ููุง ุงูุณููุงุฆูู ููููุง ุชูููููุฑ๏ดพ ุชูุฒูุฌูุฑูู ููููููุฑููู
ูก -
Dan terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardiknya! [janganlah engkau menghardiknya karena kemiskinannya].
1 -
๏ดฟููุฃูู
ููุง ุจูุนู
ุฉ ุฑุจู๏ดพ ุนููู ุจุงููุจูุฉ ูุบูุฑู ๏ดฟููุญูุฏููุซู๏ดพ ุฃูุฎูุจูุฑู ููุญูุฐููู ุถูู
ููุฑู ๏ทบ ูู ุจุนุถ ุงูุฃูุนุงู ุฑุนุงูุฉ ููููุงุตู
Dan terhadap nikmat Tuhanmu [yang dianugerahkan kepadamu berupa kenabian dan nikmat lainnya] maka nyatakanlah [maksudnya, kabarkanlah. Kata ganti (dhamir) yang merujuk kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dibuang pada sebagian kata kerja demi menjaga keselarasan akhir ayat (fashilah). Berikutnya adalah Surah ke-94, yaitu Surah Asy-Syarh].