MUKADDIMAH
= ูกู ู ุณูุฑุฉ ุงูุนุงุฏูุงุช
= 100 Surah Al-'Adiyat [Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang]
๏ดฟููุงููุนูุงุฏูููุงุช๏ดพ ุงููุฎูููู ุชูุนูุฏูู ููู ุงููุบูุฒูู ููุชูุถูุจูุญ ๏ดฟุถูุจูุญูุง๏ดพ ูููู ุตูููุช ุฃูุฌูููุงูููุง ุฅูุฐูุง ุนูุฏูุชู
๏ดฟDemi kuda-kuda perang yang berlari kencang๏ดพ [yakni kuda-kuda yang berlari di medan perang dan napasnya terengah-engah] ๏ดฟdengan terengah-engah๏ดพ [yakni suara napas dari dalam rongga dadanya saat berlari kencang].
๏ดฟููุงููู
ููุฑูููุงุช๏ดพ ุงููุฎูููู ุชููุฑูู ุงููููุงุฑ ๏ดฟููุฏูุญูุง๏ดพ ุจูุญูููุงููุฑูููุง ุฅูุฐูุง ุณูุงุฑูุชู ููู ุงููุฃูุฑูุถ ุฐูุงุช ุงููุญูุฌูุงุฑูุฉ ุจูุงูููููููู
"Dan demi kuda perang yang mencetuskan" [kuda yang memercikkan api] "percikan api" [dengan pukulan kuku-kuku kakinya apabila ia berlari di tanah yang berbatu pada malam hari].
๏ดฟููุงููู
ูุบููุฑูุงุช ุตูุจูุญูุง๏ดพ ุงููุฎูููู ุชูุบููุฑ ุนูููู ุงููุนูุฏููู ููููุช ุงูุตููุจูุญ ุจูุฅูุบูุงุฑูุฉู ุฃูุตูุญูุงุจููุง
Dan kuda perang yang menyerang dengan tiba-tiba pada waktu pagi [yaitu kuda-kuda yang menyerang musuh di waktu subuh dengan serangan para penunggangnya].
๏ดฟููุฃูุซูุฑููู๏ดพ ูููููุฌููู ๏ดฟุจููู๏ดพ ุจูู
ูููุงูู ุนูุฏูููููู ุฃููู ุจูุฐููููู ุงููููููุช ๏ดฟููููุนูุง๏ดพ ุบูุจูุงุฑูุง ุจูุดูุฏููุฉู ุญูุฑูููุชูููู
dan menerbangkan [menimbulkan] padanya [pada tempat berlari kencang itu, atau pada waktu itu] debu [debu karena kuatnya gerakan mereka].
๏ดฟููููุณูุทููู ุจููู๏ดพ ุจูุงููููููุนู ๏ดฟุฌูู
ูุนูุง๏ดพ ู
ููู ุงููุนูุฏูู ุฃููู ุตูุฑููู ููุณูุทู ููุนูุทููู ุงููููุนูู ุนูููู ุงููุงุณูู
ููุฃูููููู ููู ุชูุฃููููู ุงููููุนูู ุฃููู ููุงูููููุงุชูู ุนูุฏููููู ููุฃูููุฑูููู ูุฃุบุฑู
lalu menyerbu [dengan membawa debu-debu itu] ke tengah-tengah kumpulan [musuh. Yaitu kuda-kuda itu berada di tengah-tengahnya; dan kata kerja ini di'athafkan kepada kata benda karena kata benda tersebut mengandung makna kata kerja, yaitu: kuda-kuda yang berlari kencang, lalu memercikkan bunga api, lalu menyerang secara tiba-tiba].
๏ดฟุฅูููู ุงููุฅูููุณูุงู๏ดพ ุงููููุงููุฑ ๏ดฟููุฑูุจูููู ูููููููุฏ๏ดพ ูููููููุฑ ููุฌูุญูุฏ ูุนู
ุชู ุชุนุงูู
Sesungguhnya manusia [yang kafir] sangat ingkar kepada Tuhannya [sangat kufur, ia mengingkari nikmat-nikmat Allah Ta'ala].
๏ดฟููุฅูููููู ุนูููู ุฐููููู๏ดพ ุฃููู ูููููุฏู ๏ดฟููุดููููุฏ๏ดพ ููุดูููุฏ ุนูููู ููููุณู ุจูุตูููุนููู
dan sesungguhnya dia atas hal itu [yakni atas keingkarannya] benar-benar menyaksikan [dia menyaksikan atas dirinya sendiri melalui perbuatannya].
๏ดฟููุฅูููููู ููุญูุจูู ุงููุฎูููุฑ๏ดพ ุฃููู ุงููู
ูุงู ๏ดฟููุดูุฏููุฏ๏ดพ ุงููุญูุจู ูููู ููููุจูุฎูู ุจููู
dan sesungguhnya dia karena cintanya kepada kebaikan [yaitu harta] benar-benar berlebihan [sangat mencintainya sehingga ia menjadi kikir karenanya].
๏ดฟุฃูููููุง ููุนูููู
ุฅูุฐูุง ุจูุนูุซูุฑู๏ดพ ุฃูุซููุฑู ููุฃูุฎูุฑูุฌู ๏ดฟู
ูุง ููู ุงููููุจููุฑ๏ดพ ู
ููู ุงููู
ูููุชูู ุฃููู ุจูุนูุซููุง
ูก -
Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan [dibongkar dan dikeluarkan] apa yang ada di dalam kubur [dari orang-orang mati, yakni mereka dibangkitkan]. 1 -
๏ดฟููุญูุตูููู๏ดพ ุจูููููู ููุฃูููุฑูุฒู ๏ดฟู
ูุง ููู ุงูุตููุฏููุฑ๏ดพ ุงูููููููุจ ู
ููู ุงููููููุฑ ููุงููุฅููู
ูุงู
ูก -
Dan dilahirkan [dijelaskan dan dipisahkan] apa yang ada di dalam dada [yakni hati, berupa kekufuran dan keimanan]. 1 -
๏ดฟุฅูููู ุฑูุจููู
ู ุจูููู
ู ููููู
ุฆูุฐู ููุฎูุจููุฑ๏ดพ ููุนูุงููู
ููููุฌูุงุฒููููู
ู ุนูููู ููููุฑูู
ู ุฃูุนููุฏู ุงูุถููู
ููุฑ ุฌูู
ูุนูุง ููุธูุฑูุง ููู
ูุนูููู ุงููุฅูููุณูุงู ููููุฐููู ุงููุฌูู
ูููุฉ ุฏููููุชู ุนูููู ู
ูููุนููู ููุนูููู
ุฃููู ุฅููููุง ููุฌูุงุฒููู ููููุช ู
ูุง ุฐูููุฑู ููุชูุนูููููู ุฎูุจููุฑ ุจูููููู
ูุฆูุฐ ูููููู ุชูุนูุงููู ุฎูุจููุฑ ุฏูุงุฆูู
ูุง ููุฃูููููู ููู
ุงูู
ุฌุงุฒุงุฉ
Sungguh, Tuhan mereka pada hari itu Mahamengetahui tentang mereka [benar-benar Mahamengetahui, lalu Dia akan membalas mereka atas kekafiran mereka. Kata ganti 'mereka' diulangi dalam bentuk jamak dengan memperhatikan makna dari kata 'al-insan' (manusia). Kalimat ini menunjukkan objek dari kata 'ya'lam' (mengetahui), yakni sungguh Kami akan membalasnya pada waktu yang telah disebutkan. Kata 'khabir' berkaitan dengan 'yauma'idzin', padahal Allah Ta'ala Maha Mengetahui secara terus-menerus, karena hari itu adalah hari pembalasan].